![]()
|
Posted on: Kamis, 09 Juni 2011 @ 9:54 PM | 0 footprint(s)
111210
-stupid dee- Saya heran sama kamu. Bukan cuma kali ini. Mungkin ini yang ke 111210 kalinya. Terakhir kau bilang bahwa saya dan kamu (KITA, tapi sepertinya ‘kita’ sudah tidak bermakna lagi) harus selalu menjaga tali pertemanan agar tidak putus. Tapi kurasa, kau yang memulai untuk berusaha memutuskannya. (atau hanya perasaanku saja?) ![]() Setelah talinya putus, mau kau apakan lagi? Menyambungnya kembali? Sia-sia! Saya bukan menginginkan kamu untuk menyambung tali yang pernah mengikat saya dan kamu, saya cuma kasihan sekali sama kamu yang menjilat ludah sendiri. Saya sangat menyesal. Menyesal karena tidak memutuskan tali itu lebih awal. Menyesal karena tidak berusaha berbuat apa-apa selain menangis dihadapanmu seperti anak kecil yang kehilangan permennya, mengemis agar kau membiarkan tali itu tetap utuh. Dan terimakasih, kau tetap memutuskannya.
|