[+] Follow

Posted on: Senin, 25 Juni 2012 @ 12:44 AM | 0 footprint(s)
Anonim


Aku menulis ini untukmu, yang telah lama tak terlihat, yang mungkin bersembunyi di suatu tempat. Berkelana bersama angin membawa memori masa lalu yang karat. Atau bermain petak-umpet bersama gugusan bintang di langit pekat.

Ingatkan aku untuk tidak mengungkit perasaan yang telah lama berlalu, atau yang sengaja kita biarkan berlalu.

Sudah dua tahun. Waktu yang cukup lama untuk melupakanku, bukan? 

Aku masih ingat postingan pertama di blog ini yang berisi tentangmu. Kemudian ‘kamu’ berubah menjadi dia yang kusebut juga ‘kamu’. Maksudku, ‘kamu’ yang bukan kamu. Kau mengerti? Ada banyak ‘kamu’ yang berbeda di sini.

Aku mendapatkan koneksimu beberapa minggu yang lalu, tapi baru kemarin aku berani menghubungimu. Lalu kukatakan bahwa aku hanya ingin tahu kabarmu. Kau bertanya siapa aku, namun aku hanya diam. 

Anonim, kataku. Sebut saja aku begitu. Dengan begitu, aku lebih leluasa menanyakan keberadaanmu.







Back to top


Copyright ©. Layout by SekarYoshioka. Header : Pixiv and edited by SekarYoshioka. Please view it with Google Chrome 1024*768. All rights reserved.
F
o
l
l
o
w
H
o
m
e